NabiSulaiman, meskipun sangat baik dan kasih, namun yang Maha Baik dan Maha Kasih dari seluruh pengasih hanyalah Allah Subhanahu Wata'alasemata. Dalam diri Nabi Sulaiman tersimpan sifat terbatas dan kenisbian yang tidak dapat dipisahkan; sementara dalam Zat Allah sifat mutlak dan absolut. KisahNabi Daud 'alaihissalam Oleh DR. Firanda Andirja, Lc. MA. Pada kesempatan kali ini, dengan izin dan karunia Allahﷻ kita akan membahas sejarah dari salah seorang hamba yang sangat mulia, yaitu Nabi Daud 'alaihissalam. Allahﷻ mengulang-ulang kisahnya di dalam beberapa surah. Di akhir pembahasan kita akan menyebutkan bagaimana pandangan orang-orang Nasrani dan Yahudi dalam Darikisah Nabi Sulaiman 'alaihissalam ini, kita ketahui bahwa ternyata hewan juga mengenal Allah 'azza wa jalla sebagai Rabbnya dan mereka suka bertasbih kepada-Nya. Yaitu dari kejadian burung Hud Hud yang melihat peribadatan Ratu Saba' dan rakyatnya, yang tidak ditujukan kepada Allah 'azza wa jalla, tetapi menyembah matahari. NABIIdris 'alaihissalam (AS) diketahui mempunyai ilmu yang sempurna, keyakinan yang kokoh, dan banyaknya amal saleh. Selain itu juga dia juga dipuji Allah Ta'ala akan sifat pembenaran yang sempurna. Allah Ta'ala juga mengangkat namanya ke seluruh penjuru alam, serta Allah angkat kedudukannya di antara makhluk yang dekat dengan-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam. KISAHIBRAHIM DAN SARAH DALAM AL QUR'AN. Pembahasan pada kajian ini ada pada 2 surah yaitu Ad Dzariyat ayat 69-73 dan Huud ayat 24-30. Kedua bagian surah ini mengisahkan tentang sarah dan ibrahim, namun pada keduanya terdapat ibrah yang berbeda. Para ulama tafsir mengatakan bahwa tidak ada pengulangan dalam Al Qu'ran karena boleh jadi kisah Untukmengetahui lebih lanjut tentang kisah nabi Yunus AS di telan Ikan Paus serta hikmahnya, simaklah penjelasan selengkapnya berikut ini. Allah SWT berfirman dalam Qs. Ash Shaffat ayat 139-148, berbunyi : Begitu pula Yunus, salah satu yang dikirim (oleh Kami). Kemudian, ikan raksasa menelannya, dan dia telah melakukan tindakan-tindakan yang NabiIdris AS adalah keturunan Nabi Adam dari putranya Qabil dan Iqlima. Beliau dikenal sebagai orang yang pertama kali bisa menulis dengan pena dan sosok yang menyukai kebenaran. Allah berfirman dalam Q.S Maryam ayat 56-57 sebagai berikut. وَاذْكُرْ فِى الْكِتٰبِ اِدْرِيْسَۖ اِنَّهٗ كَانَ cFJdq. Di dalam kitab suci AL-Quran, Allah menjelaskan bahwa ada sebagian kisah nabi yang diceritakan, sedangkan sebagiannya lagi tidak, salah satunya adalah kisah tentang Nabi Danial. Nama tersebut boleh jadi sangat asing karena ia termasuk dalam daftar nabi, bukan rasul yang jumlahnya 25. Danial adalah seorang nabi dari keturunan Bani Israil. Ia diberi panduan berupa Kitab Daniel. Kitab ini salah satu pedoman perjanjian lama sebelum diubah. Secara garis keturunan, Danial adalah anak cucu Nabi Dawud yang hidup pada tahun 620 SM hingga 538 SM. Kisah tentang kehidupannya memang tidak diceritakan di dalam Al-Quran, tetapi namanya sangat dikenal khususnya pada masa penaklukan Iskandariyah pada masa Khalifah Umar bin al-Khaththab. Ilustrasi Nabi Danial [Sumber gambar]Seperti kebanyakan para utusan dan penyampai wahyu lain, Danial yang menyeru kepada kebaikan setelah wafatnya nabi Musa juga mendapat perlakuan sama. Ia didustakan oleh kaumnya, bahkan dicyduk dan diadili oleh raja Nebukadnezar –penguasa saat itu- untuk kemudian diberikan kepada singa yang lapar dan telah dilatih sebelumnya untuk menghabisi nyawa manusia. Namun, pertolongan Tuhan memang tak pernah datang terlambat. Meskipun secara kodrat singa adalah makhluk yang buas, ketika dihadapakan dengan Danial mereka menjadi tunduk dan tidak liar. Selama beberapa waktu terdampar di dalam sumur bersama singa, Danial tetap bisa bertahan hidup, sampai seorang nabi bernama Armiya diutus untuk menyelamatkannya. Masjid Nabi Danial, Irak [Sumber gambar]Dalam versi cerita ulama, Danial mengabadikan gambarnya dan singa yang menemaninya itu pada permata cincin agar dia tidak lupa akan nikmat Allah atasnya diriwayatkan oleh Ibnu Abu Dunya dengan sanad hasan. Setelah menyampaikan dakwah, Nabi Danial meninggal dan makamnya diperkirakan ada di Benteng Kirkuk di kota Kirkuk, Irak. Ada sebuah masjid yang dibangun di atas kubur itu. Sebelumnya, pada zaman sahabat, jenazah Nabi Danial ditemukan dalam sebuah tempat bersembunyi yang dikunci dengan gembok besi pasca Iskandariyah dikalahkan. Setelah dilihat, Ali bin Abi Thalib meyakini bahwa jenazah tersebut adalah Nabi Danial. Melihat hal tersebut, Umar Ibn Khattab meminta untuk dikafani ulang dan dikuburkan di tempat makam yang sekarang. Di atasnya kemudian didirikan sebuah masjid yang diberi nama Masjid Danial. Itulah sejarah singkat mengenai ketaatan Nabi Danial. Walaupun sudah didustakan umatnya, dibuang oleh raja yang durhaka, pada akhirnya ia tetap dihormati dan namanya abadi dalam sejarah. Memang, Allah selalu punya jalan untuk menolong hambanya yang membutuhkan pertolongan. Salah satu Nabi yang diutus kepada Bani Israil adalah Nabi Daniel[1]. Jasad Nabi Daniel ditemukan oleh sahabat Abu Musa Al-Asy’ari ketika berjihad melawan bangsa Tartar di daerah Hurmuzan. Jasad Nabi Daniel ditemukan di Baitul Mal Hurmuzan dan penduduk Hurmuzan menjelaskan bahwa jasad tersebut telah meninggal 300 tahun yang lalu. Akan tetapi, jasadnya masih utuh dan tidak membusuk sedikit pun. Lalu, Abu Musa Al-Asy’ari mengirim surat kepada Umar bin Khattab sebagai khalifah saat itu. Umar bin Khattab menjelaskan bahwa itu adalah jasad Nabi Daniel dan memerintahkan untuk MENYEMBUNYIKAN oleh Ibnu Abi Syaibah, dari sahabat Anas,عَنْ أَنَسٍ أَنَّهُمْ لَمَّا فَتَحُوا تُسْتَرَ قَالَ ” فَوَجَدَ رَجُلًا أَنْفُهُ ذِرَاعٌ فِي التَّابُوتِ , كَانُوا يَسْتَظْهِرُونَ وَيَسْتَمْطِرُونَ بِهِ , فَكَتَبَ أَبُو مُوسَى إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ بِذَلِكَ , فَكَتَبَ عُمَرُ إِنَّ هَذَا نَبِيٌّ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ وَالنَّارُ لَا تَأْكُلُ الْأَنْبِيَاءَ , وَالْأَرْضُ لَا تَأْكُلُ الْأَنْبِيَاءَ , فَكَتَبَ أَنِ انْظُرْ أَنْتَ وَأَصْحَابُكَ يَعْنِي أَصْحَابَ أَبِي مُوسَى فَادْفِنُوهُ فِي مَكَانٍ لَا يَعْلَمُهُ أَحَدٌ غَيْرُكُمَا قَالَ فَذَهَبْتُ أَنَا وَأَبُو مُوسَى فَدَفَنَّاهُDari Anas, “Tatkala mereka Abu Musa Al-Asy’Ari menaklukan tustur, mereka menemukan jasad seseorang yang hidungnya panjang. Penduduk Hurmuzan ber-isti’anah minta bantuan dan meminta hujan dengan perantara jasad tersebut. Abu Musa segera menulis surat kepada Umar bin Khattab. Umar membalas surat, Sesungguhnya ini jasad tersebut adalah Nabi di antara para nabi. Api tidak akan membakar jasad para nabi dan bumi tidak akan merusaknya. Hendaklah engkau dan salah seorang sahabatmu menguburkannya di tempat yang tidak ada seorang pun yang mengetahuinya, kecuali kalian berdua’. Kemudian aku dan Abu Musa pergi untuk menguburkannya.” [2]Cara menyembunyikan kubur beliau dengan cara pada siang hari para sahabat mengali 13 lubang kubur. Lalu, menguburkannya pada salah satu lubang di malam hari sehingga tidak ada yang mengetahui di mana kubur oleh Al-Baihaqi dalam Dala’ilun Nubuwwah, “Dari Khalid bin Dinar dari Abu Aliyah,قُلْتُ فَمَا صَنَعْتُمْ بِالرَّجُلِ؟ قَالَ ” حَفَرْنَا بِالنَّهَارِ ثَلَاثَةَ عَشَرَ قَبْرًا مُتَفَرِّقَةً، فَلَمَّا كَانَ فِي اللَّيْلِ دَفَنَّاهُ وَسَوَّيْنَا الْقُبُورَ كُلَّهَا، لِنُعَمِّيَهُ عَلَى النَّاسِ لَا يَنْبُشُونَهُ“Aku berkata kepada Abu Aliyah, Apa yang kalian lakukan pada jasad Nabi tersebut?’. Abu Aliyah berkata, Pada siang hari kami menggali di sungai airnya dibendung sementara sebanyak 13 lubang kubur yang terpisah-pisah. Pada saat malam hari, kami menguburkannya dan kami ratakan semua kubur tersebut agar manusia tidak mengetahui dan tidak menggalinya kembali.’”[3]Ahli sejarah Ibnu Katsir juga menjelaskan bahwa jasad tersebut adalah Nabi Daniel karena bisa diperkirakan dari waktu kematiannya dan khabar mengenai kapan masa قَرِيبٌ مِنْ وَقْتِ دَانْيَالَ ، إِنْ كَانَ كَوْنُهُ دَانْيَالَ هُوَ الْمُطَابِقَ لِمَا فِي نَفْسِ الْأَمْرِ“Waktunya dekat dengan waktu kehidupan Nabi Daniel. Apabila itu adalah Nabi Daniel, maka ini sesuai dengan perkaranya lama meninggal dan waktu ditemukan jasadnya.”[4]Demikian juga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menjelaskan bahwa Umar bin Khattab menulis surat kepada Abu Musa dan Umar berkata,إذَا كَانَ بِالنَّهَارِ فَاحْفِرْ ثَلَاثَةَ عَشَرَ قَبْرًا، ثُمَّ ادْفِنْهُ بِاللَّيْلِ فِي وَاحِدٍ مِنْهَا، وَعَفِّرْ قَبْرَهُ، لِئَلَّا يَفْتَتِنَ بِهِ النَّاسُ “Pada siang hari, galilah 13 lubang kubur. Kemudian kuburkanlah pada malam hari pada salah satu lubang tersebut. Sembunyikan kuburnya agar tidak menjadi fitnah disembah-sembah dan dikeramatkan oleh manusia.”[5][su_spacer]Dari kisah ini mengandung beberapa faedah1. Kuatnya tauhid pada sahabat dan mereka sangat khawatir manusia terjatuh dalam kesyirikan yang merupakan dosa paling besar dan paling dilarang dalam agama.[6]2. Salah satu sumber kesyirikan adalah ghuluw berlebih-lebihan terhadap nabi dan orang saleh sehingga akhirnya dikultuskan, dikeramatkan bahkan dianggap tuhan.[7]3. Para sahabat telah paham bahwa sejarah pertama kesyirikan di muka bumi adalah pada zaman Nabi Nuh. Patung berhala mereka adalah patung orang-orang saleh sebelum mereka, lalu disembah.[8]4. Para sahabat sangat paham bahwa telah banyak kubur Nabi yang disembah dan dikultuskan oleh manusia sehinggga mereka mencegahnya.[9]5. Kuburan bukan tempat ibadah. Ziarah kubur hukumnya sunnah dengan tujuan mengingat mati dan mendoakan si semoga bermanfaatBaca Juga Yahudi Bukan Israel—Yogyakarta TercintaPenyusun Raehanul BahraenArtikel kaki[1] Banyak mengambil faidah dari HR. Ibnu Abi Syaibah 4/7 dengan sanad sahih[3] Al-Baihaqi dalam Dala’ilun Nubuwwah 1/381[4] Al-Bidayah wan Nihayah 2/40[5] Majmu’ Fatawa 15/154[6] silahkan baca tulisan kami silahkan baca tulisan kami silahkan baca silahkan baca tulisan kami loading...Nabi Daniel memiliki dua nubuat. Pertama, mengabarkan akan datangnya al-Masih Isa bin Maryam, dan kedua, nubuat tentang kemunculan baginda Nabi Muhammad SAW. Ilustrasi Pinterest Daniel adalah nabi dari kalangan Bani Israil . Sebagian ulama mengatakan Nabi Daniel memiliki dua nubuat. Pertama, mengabarkan akan datangnya al-Masih Isa bin Maryam , dan kedua, nubuat tentang kemunculan baginda Nabi Muhammad SAW . Baca Juga Ibnu Taimiyah sebagaimana dikutip buku "Zulkarnain Agung antara Cyrus dan Alexander, Jejak Cerita dalam al-Quran dan Riwayat Sejarah" karya Wisnu Tanggap Prabowo mengatakan, Daniel menyebut nama Muhammad dengan nama, dan berkata, “Anak-anak panah akan terlepas dari busur-busur, dan anak-anak panah tersebut akan dinodai oleh darah, wahai Muhammad.”Dalam literasi ahli kitab, Nabi Daniel hidup pada abad ke-6 SM, sekitar lima abad sebelum masa Nabi Isa as, dan sekitar dua belas abad sebelum masa kenabian Muhammad SAW. Sebagaimana para Nabi dan Rasul, pengetahuan tentang gaib hanya datang dari Allah melalui Malaikat Jibril. Ulama tafsir Ibnu Katsir dalam kitabnya "Qashas al-Anbiyaa" juga menuliskan kisah tentang Nabi Daniel. Menurut Wisnu, kisah Nabi Daniel dalam khazanah Islam memiliki kemiripan dengan tradisi ahli kitab. Di antara kesamaannya adalah kisah Nabi Daniel di kandang singa tempat Nabi Irmiya Jeremiah mengunjunginya dan membawakan makanan dan minuman atas perintah Allah. Baca Juga Lokasi Makam Nabi DanielSelain itu, terdapat peristiwa bersejarah dari generasi sahabat terkait Nabi Daniel ini. Salah satunya ditemukannya jasad beliau yang masih utuh di sebuah wilayah dekat kota Hurmuzan Hormuz, saat ini di provinsi Hormozgan, Iran bagian selatan. Abu Musa al-Anshari yang berada di tengah pasukan muslim melaporkan kepada Khalifah Umar bin Khattab di Madinah melalui sepucuk surat. Setelah menerima dan membacanya, Umar membalas surat itu, berkata, ”Ia adalah salah seorang dari para Nabi. Api tidak memakan jasad para Nabi. Dan bumi juga tidak memakan jasad para Nabi." Ibnu Katsir kembali menegaskan bahwa jasad yang ditemukan muslimin saat ekspedisi militer ke Persia tersebut adalah jasad Nabi itu, Imam al-Baihaqi mengatakan dalam Dalfil an-Nubuwah bahwa Abu Aliyah beserta kaum muslimin lain menggali lubang kubur di tengah sungai dengan cara membendung airnya, lalu di kala malam mereka menguburkan jasad Nabi Daniel di salah satu liang-liang lahat yang digali itu. Tujuannya adalah untuk mencegah mudarat yang lebih besar, yaitu praktik pengultusan kuburan orang saleh secara berlebihan di mana melalui pintu pengultusan itulah godaan iblis masuk ke oknum kaum Nabi Nuh yang menyembah orang-orang kini ada enam teori mengenai lokasi makam Nabi Daniel, yaitu di Kirkuk dan Mugdadiyah di Irak, Susa dan Malamir di Iran, di Babilon, dan di Samarkand. Teori lokasi makam yang paling masyhur adalah di Susa. Memang, jika dilihat dari peta, menurut Wisnu, Susa dekat dengan kota Hurmuzan, tempat kaum muslimin menguburkan jasad Nabi Daniel sebagaimana dalam sumber Islam. "Namun demikian, Susa ada di provinsi Khuzestan, sementara Hormuz ada di provinsi Hormuzgan. Jarak yang terpaut antara keduanya adalah kilometer!" ujar Wisnu yang mengingatkan bahwa Nabi Daniel adalah Nabi dari kalangan Bani Israil. Baca Juga Orang SalehSementara itu, terjadi polemik di kalangan kaum Yahudi yang bahkan berlanjut hingga kini mengenai apakah Daniel seorang Nabi atau bukan. Sebagian memandang Daniel bukanlah Nabi, melainkan orang saleh yang mendapat bimbingan ilahiah. Satu hal yang disepakati, Daniel adalah tokoh masyhur dengan Kitab Daniel-nya Book of Daniel, yang termasuk ke salah satu teks-teks suci Tanakh di mana Taurat ada dalamnya. loading...Kisah Nabi Daniel dilempar ke kandang singa oleh Raja Nebukadnezar sebagai salah satu mukjizat bagi utusan Allah SWT. Ilustrasi Wikipedia. Kisah Nabi Daniel dilempar ke kandang singa oleh Raja Nebukadnezar adalah sebagai salah satu mukjizat yang senaniasa diberikan Allah SWT kepada uttsanNya..Diriwayatkan, jauh setelah Nabi Musa as wafat, ada seorang nabi pada masa Bani Israil yang dipanggil Daniel. Perkara Daniel bermula ketika Raja Babylonia Babel, sekarang Irak, Nebukadnezar, membutuhkan seorang penafsir mimpi. Baca Juga Sang raja bermimpi melihat sebuah patung raksasa yang setiap bagian tubuhnya terbuat dari logam yang berbeda. Kepalanya terbuat dari emas, dada dan lengannya dari perak, perutnya terbuat dari tembaga, pahanya dari besi dan kakinya terbuat dari besi dan tanah liat. Tapi, kemudian sebuah batu menghancurkan patung tersebut hingga semuanya hancur luluh dan menjadi sebuah gunung. Tak ada yang mampu menafsirkan mimpi tersebut hingga kemudian raja dipertemukan dengan sang Daniel pun kemudian menafsirkan mimpi tersebut. Patung tersebut menunjukkan kekuasaan yang silih berganti. Emas mewakili Babylonia yang kemudian akan hancur diganti Kerajaan Persia yang diwakili perak. Kemudian, beralih ke Yunani dengan tembaga, lalu Romawi dengan besi. Tapi, semua kekuasaan itu akan hancur dan luluh lantak. Mendapat jawaban tafsir mimpi yang memuaskan, raja pun mengangkat Nabi Daniel menjadi bukan hal baik yang didapat. Jabatan tersebut justru melahirkan petaka. Para pejabat kerajaan merasa iri hati dan terus memfitnah. Hingga, mereka pun memengaruhi raja agar membenci Daniel. Terdapat fitnah yang mengatakan, Daniel telah mencela raja. Fitnah lain menguak ibadah Daniel ke Yerusalem yang rutin melanggar ketentuan lain mengatakan, kerajaan Babel akan hancur kecuali sang penafsir mimpi harus dibunuh. Berhasil dengan beragam fitnah yang diberikan, sang raja pun kemudian membenci kemudian memerintahkan pengawal membuat lubang dan memasukkan dua ekor singa ke dalamnya. Setelah itu, Daniell pun segera diseret dan dimasukkan ke dalam kandang singa. Dua ekor singa pun telah siap Nabi Daniel tetap sabar dan memohon pertolongan Allah. Ajaib, singa-singa yang lapar itu membungkam mulut mereka. Tak sedikitpun taring tajam diperlihatkan dihadapan sang nabi. Saat Daniel dimasukkan ke dalam kandang mereka, singa-singa itu justru menjilati sang nabi. Singa yang garang berubah menjadi hewan yang patuh. Sungguh tak masuk di akal kecuali memang karena kekuasaan-Nya. Allah memerintahkan singa-singa tersebut agar patuh. Baca Juga Beberapa hari dikurung di kandang singa, Daniel tetap selamat. Ia hidup bersama para singa. Hingga, kemudian rasa lapar dirasakan sang nabi. Allah pun kembali memberi pertolongan. Allah mewahyukan kepada seorang nabi lain yang berada di Syam kini Suriah, Yordania, dan Palestina, yakni Nabi Aramiya atau Yeremia Jeremia untuk menyiapkan makanan bagi Yeremia kebingungan, “Ya Tuhan, saya sekarang ini berada di Yerussalem, sementara Daniyal ada di Babel,” ujarnya. Allah pun mewahyukan, “Lakukanlah apa yang Saya perintahkan dan Saya akan mengirimkan sesuatu yang akan membawamu ke sana,” firman Allah kepada Yeremia pun segera menyiapkan makanan. Nyata, Allah mengirimkan sesuatu yang kemudian mengantarkan Yeremia menuju Babel. Saat ia telah tiba di ambang lubang, Daniel pun terkejut. “Siapa ini?” Nabi Daniel bertanya. “Aku Aramiya,” jawab Nabi Aramiya.“Kenapa kau datang kemari?” tanya Nabi Daniel lagi.“Aku diutus oleh Tuhanmu untuk menemuimu,” jawab Nabi Nabi Aramiya.“Apakah Dia menyebut namaku?”“Ya.”Nabi Daniel berkata, “Segala puji bagi Allah yang tidak melupakan orang yang mengingat-Nya. Segala puji bagi Allah yang tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepadaNya. - Siapa yang tak kenal dengan Daniel. Dia adalah nabi dari Bani Israel, yang dikenal dalam ajaran agama Yahudi dan Kristen. “Sesudah Belsyazar terbunuh, Darius orang Media merebut takhta kerajaan. Pada waktu itu ia berumur enam puluh dua tahun. Darius membagi kerajaannya menjadi seratus dua puluh provinsi yang masing-masing diperintah oleh seorang gubernur. Daniel dan dua orang lain diangkatnya untuk mengawasi para gubernur itu supaya raja jangan dirugikan. Segera ternyata bahwa pekerjaan Daniel lebih baik daripada pekerjaan para gubernur dan pengawas-pengawas lainnya. Karena itu, raja ingin mengangkatnya menjadi penguasa seluruh kerajaan. Tetapi para gubernur dan pengawas-pengawas itu berusaha mencari kesalahan-kesalahan Daniel dalam tugas pemerintahan, namun mereka tidak berhasil, karena Daniel setia dan jujur serta tidak melakukan kelalaian atau kesalahan apa pun. Lalu mereka berkata, “Kita hanya dapat menemukan kesalahan Daniel dalam hal yang berhubungan dengan agamanya. ”Kemudian pergilah mereka serentak menghadap raja dan berkata, “Ya Tuanku Raja Darius, hiduplah Tuanku untuk selama-lamanya! Kami semua yang mengurus kerajaan Tuanku, baik para pengawas, para gubernur, wakil-wakil gubernur dan pejabat-pejabat yang lain, telah mufakat untuk mengusulkan supaya Tuanku mengeluarkan surat perintah yang harus ditaati dengan sungguh-sungguh. Hendaknya Tuanku memerintahkan supaya selama tiga puluh hari tak seorang pun diizinkan menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia, kecuali kepada Tuanku sendiri. Barangsiapa melanggar perintah itu akan dilemparkan ke dalam gua singa. Kami mohon agar Tuanku menandatangani surat perintah itu supaya menjadi undang-undang Media dan Persia yang tak dapat dicabut kembali. ”Maka Raja Darius menandatangani surat perintah itu. Ketika Daniel mendengar tentang hal itu, pulanglah ia ke rumahnya. Kamarnya yang di tingkat atas mempunyai jendela-jendela yang menghadap ke arah Yerusalem. Dan seperti biasanya, ia berdoa kepada Allahnya dan memuji-Nya tiga kali sehari dengan berlutut di depan jendela-jendela yang terbuka itu. Ketika musuh-musuh Daniel melihat Daniel sedang berdoa kepada Allahnya, pergilah mereka semua menghadap raja untuk mengadukan Daniel. Mereka mengatakan, “Bukankah Tuanku telah menandatangani surat perintah yang melarang semua orang selama tiga puluh hari ini menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali kepada Tuanku saja?

kisah nabi danial alaihissalam